Y.M. Karmapa ke-17 Ogyen Trinley Dorje

Riwayat Singkat Dharmaraja Gyalwang Karmapa

Yang Mulia Gyalwang Karmapa XVII, Ogyen Trinley Dorje, adalah pemimpin Buddhis Tibet dari aliran Kagyu (Pai Chiau). Garis silsilah Beliau merupakan yang pertama kali menerapkan sistem reinkarnasi di kalangan Buddhis Tibet. Biasanya, sebelum wafat, para Dharmaraja Karmapa akan memberitahukan serta memprediksikan kelahiran inkarnasi berikutnya; mulai dari tempat, waktu, nama kedua orang tua, hingga berbagai tanda kelahiran mulia serta mukjizat lainnya.

Selama beberapa ratus tahun, Dharmaraja Karmapa tidak hanya membimbing umat Buddhis dari bangsa Han dan Tibet, tetapi juga menjadi guru spiritual bagi para kaisar Tiongkok, serta raja-raja di Tibet, Bhutan, dan Mongol. Beliau sama sekali tidak terpengaruh oleh pandangan duniawi.

Ketika Kaisar Yong Le dari Dinasti Ming hendak mengirim tentara untuk menguasai Tibet dan bermaksud menyerahkan kekuasaan tersebut kepada Beliau, Dharmaraja Karmapa menyampaikan:

"Jangan lakukan itu, Yang Mulia Kaisar. Saya hanyalah seorang rohaniawan yang bertujuan mengajarkan cinta kasih, belas kasih, serta kebijaksanaan. Setiap kali peperangan terjadi, pasti banyak keluarga yang akan menderita. Terlebih lagi, setiap aliran memiliki metode latihan yang berbeda. Jika Anda menaklukkan seluruh Tibet lalu menyerahkan kepemimpinannya kepada aliran saya, hal tersebut sama sekali tidak ada gunanya bagi para makhluk. Mohon untuk tidak melakukannya."

Di dalam diri setiap kita terdapat sebuah hati yang mulia. Hati inilah yang menjadi sumber dari aspirasi serta cita-cita terluhur kita bagi diri sendiri maupun dunia. Ia memenuhi diri kita dengan keberanian untuk bertindak nyata demi mewujudkan aspirasi tersebut.

-Yang Mulia Karmapa ke 17 Ogyen Trinley Dorje-

Yang Mulia Karmapa ke-17 , Ogyen Trinley Dorje (kiri) dan

Yang Mulia Goshri Gyaltsab Rinpoche ke-12 (kanan)

Di era milenium ini, Yang Mulia Karmapa XVII hadir di dunia bagaikan bintang yang cemerlang. Beliau lahir di Tibet, Tiongkok, dari keluarga penggembala. Kisah kelahiran Beliau begitu menakjubkan dan penuh dengan tanda-tanda ilahi, bahkan pemerintah pusat Tiongkok pun telah mengakui Beliau sebagai Dharmaraja.

Saat ini, Dharmaraja Karmapa memiliki karya dan sumbangsih yang sangat luar biasa. Setiap hari, selain belajar dan berlatih, Beliau juga membimbing umat serta mengelola aktivitas vihara. Baik orang Han, orang Tibet, maupun masyarakat Barat dapat dengan mudah melihat keagungan figur Beliau, sebagaimana diramalkan dalam kitab suci: "Karmapa XVII bagaikan matahari yang bersinar dan membimbing para umat di dunia."

Silsilah Gyalwang Karmapa

Garis silsilah Gyalwang Karmapa adalah sebagai berikut :

  • Karmapa ke-1 :

    Düsum Khyenpa (1110–1193)

  • Karmapa ke-2 :

    Karma Pakshi (1204–1283)

  • Karmapa-3 :

    Rangjung Dorje (1284–1339)

  • Karmapa ke-4 :

    Rolpe Dorje (1340–1383)

  • Karmapa ke-5 : 

    Deshin Shekpa (1384–1415)

  • Karmapa ke-6 :

    Thongwa Gyeltsen (1416–1453)

  • Karmapa ke-7 :

    Chödrak Gyatso (1454–1506)

  • Karmapa ke-8 :

    Mikyö Dorje (1507–1554)

  • Karmapa ke-9 :

    Wangchuk Dorje (1556–1603)

  • Karmapa ke-10 :

    Chöying Dorje (1604–1674)

  • Karmapa-11 :

    Yeshe Dorje (1676–1702)

  • Karmapa ke-12 :

    Jangchub Dorje (1703–1732)

  • Karmapa ke-13 : 

    Dudul Dorje (1733–1797)

  • Karmapa ke-14 :

    Thegchok Dorje (1798–1868)

  • Karmapa ke-15 :

    Khakyab Dorje (1871–1922)

  • Karmapa ke-16 :

    Rangjung Rigpe Dorje (1924–1981)

  • Karmapa ke-17 :

    Ogyen Trinley Dorje (lahir 1985)

Yayasan Goshri Dharmadwipa Nusantara

Ruko Taman Niaga Sukajadi Blok B No 12 - 12B

Kota Batam

Email

Phone

admin@goshribatam.id

+62 853-8899-1212

© 2026. All rights reserved.